Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Pemkot Pekalongan ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-02-07 03:34:29【Resep】367 orang sudah membaca
PerkenalanWakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab pada acara pertemuan dengan SPPG program MBG di Pekalongan, b

Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mewajibkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standar bangunan untuk memastikan seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sesuai regulasi terkait standar keamanan, kesehatan, dan kelayakan.
Wakil Wali Kota Pekalongan Balgis Diab di Pekalongan, Selasa, mengangakan salah satu faktor penting keberhasilan Program MBG adalah kelayakan sarana dapur yang digunakan untuk memasak makanan bergizi bagi masyarakat.
"Kami hadir bukan untuk menyalahkan, tapi untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi bahwa bangunan SPPG harus memenuhi standar keamanan dan kesehatan," katanya.
Baca juga: Pemkot Pekalongan distribusikan MBG kepada 6 ribu pelajar TK-SMA
Namun demikian pihaknya berharap dapur MBG di setiap wilayah dapat tertata sesuai aturan yang berlaku agar keamanan dan kesehatan dapat terjaga.
Menurut dia, masih ditemukan beberapa bangunan SPPG yang belum memenuhi persyaratan, seperti area yang terlalu sempit atau ngak memiliki halaman sesuai ketentuan.
Ke depan , kata dia, Pemkot Pekalongan akan melakukan pembenahan agar seluruh bangunan memenuhi kriteria teknis bangunan layak fungsi.
Baca juga: Melihat dapur SPPG Polda Kalsel yang inovatif
"Kami berharap program ini bisa terus berkelanjutan, ngak hanya berjalan sehari dua hari saja, dan dapat memberikan keamanan, serta kenyamanan dalam pemenuhan gizi masyarakat di daerah," kata Balqis Diab.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekalongan Andrianto mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 22 SPPG yang sebagian besar sudah beroperasi.
"Namun, beberapa diantaranya masih menggunakan rumah tinggal atau bangunan non-standar yang perlu disesuaikan secara konstruksi, agar aman digunakan sebagai dapur penyedia MBG," kata Andrianto.
Baca juga: Pimpinan Komisi X usul bentuk dapur sekolah MBG di daerah 3T
Suka(19)
Artikel Terkait
- KLH ungkap kondisi Tanjung Perak usai kedatangan kontainer Cs
- Ahli Gizi sebut pentingnya pemberian MBG yang disertai dengan edukasi
- DPR dorong kemandirian gula nasional dari hulu ke hilir
- Mentan: beras sumbang deflasi 23 provinsi berkat sinergi lintas sektor
- SPPG Polda Maluku kawal mutu dan ketepatan distribusi MBG ke sekolah
- CP Group Thailand yakin pada pasar China yang luas dan terbuka
- Kapolda: 80 persen SPPG sudah terbentuk di Aceh, guna dukung MBG
- Mengungkap cara astronaut masak steik di stasiun luar angkasa China
- KemenPPPA tekankan pentingnya sosialisasikan manfaat MBG ke masyarakat
- Sari Murni Group investasi di Vietnam perkuat ekspansi ke pasar global
Resep Populer
Rekomendasi

Kepala BPOM jelaskan potensi pengembangan ATMP ke mahasiswa Beijing

Penelitian ungkap berpuasa ngak ganggu kemampuan berpikir seseorang

Baru tiga SPPG kantongi SLHS, Pemprov DIY ungkap kendalanya

Keragaman ide di Demoday FSI tunjukan potensi kuliner Indonesia

Menkopolhukam serahkan tali asih ke tokoh masyarakat di Jayapura

Wabup Lambar ingatkan SPPG penuhi standar bangunan dapur MBG

Keragaman ide di Demoday FSI tunjukan potensi kuliner Indonesia

Ini kata SPPG Meruya Selatan terkait asal menu beracun pada MBG